Nekad Kawal Mobil Mewah, Oknum Dishub Kota Bekasi Juga Langgar Aturan Soal Rotator

  • Whatsapp
Ilustrasi arus lalu lintas puncak

KanalBekasi.com – Kepala Unit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan dan Patroli (Kanit Turjawali) Satlantas Polres Bogor, Ipda Ardian Noviantasari menjelaskan terkait adanya pelanggaran mobil Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi yang mengawal mobil mewah dan nekat melawan arus lalu lintas di pintu keluar Tol Ciawi atau jalur Puncak Bogor, Simpang Gadog, pada Jumat (31/12).

Menurut Ardian,  Pasal 135 ayat 1 Undang-undang (UU) Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009. Kendaraan yang mendapat hak utama sebagaimana dimaksud dalam Pasal 134 harus dikawal oleh petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Pengawalan dari pihak Dishub terhadap rombongan itu tidak sesuai aturan yang berlaku. dalam aturannya, Dishub tidak diperbolehkan mengawal,” tutur Adrian, Minggu (2/1)

Ia menjelaskan  Pasal 59 UU nomor 22 mengatakan kendaraan yang menggunakan rotator atau sirine yang diatur dalam UU tersebut warna biru digunakan kepolisian. Dishub itu masuk dalam pengawasan jalan angkutan menggunakan rotator warna kuning. Ia juga menegaskan soal mekanisme  pengawalan, yang menurutnya masing-masing petugas  memiliki kompetensi sertifikat dan pendidikan khusus.

“Jadi kita lakukan penindakan sesuai aturan berlaku dan dicopot untuk nantinya Dishub menggunakan rotator yang sesuai yaitu warna kuning, bukan warna biru,” tukasnya

Seperti diketahui Anggota Dishub Kota Bekasi itu bernama Dede Fakhrudin Suhendi (42) nekat berkendara melawan arus dari arah Jakarta menuju hotel Pullman Vimala Hills Ciawi, Puncak. Mobil sedan pelat merah yang dikendarai itu mengawal anggota keluarga dari pemerintahan Kota Bekasi.

Mobil dengan nomor pelat B1005KQA melaju dengan melawan arus hingga melambung di jalur sebelah kanan dan nyaris bertabrakan dengan kendaraan dari arah Puncak. Sang sopir mencari kesempatan melawan arus untuk menghindari tumpukan kendaraan. Dishub mengawal ke hotel Pullman Vimala Hills Ciawi.(sgr)

 

Pos terkait