Polisi Ungkap Hasil Visum, Ortu ABG Dirantai Jadi Tersangka

  • Whatsapp

KanalBekasi.com – Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Hengki mengatakan pihaknya telah menetapkan orang tua R (15), P (39) dan A (39) sebagai tersangka. Keduanya disangkakan melakukan penelantaran anak terhadap R dan melakukan kekerasan yang mengakibatkan korban depresi dan kurang gizi.

“Kita telah mengamankan orang tuanya atas nama P serta istri tersangka P atas nama inisial A,” kata Hengki, Sabtu (23/7)

Bacaan Lainnya

Hengki mengatakan pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti dari kasus tersebut, di antaranya tali dan rantai yang digunakan tersangka untuk mengikat korban.

“Dari kejadian ini kita bisa mengamankan dua orang tersangka serta barang bukti yang ada di depan ini,” ungkapnya.

“Ada tali berwarna hitam, ini di depan ini yang biasa digunakan oleh orang tuanya untuk mengikat kaki korban, serta  rantai dan gembok yang sudah viral di berita, ini untuk menggembok kaki atau mengikat kakinya dengan rantai ini,” tambahnya.

Polisi menyita barang bukti rantai dan gembok dalam kasus penelantaran ABG inisial R (15) yang dirantai orang tua di Bekasi. Rantai, gembok, dan tali menjadi saksi bisu kekejaman orang tua R.

Sementara itu Hengki mengungkapkan hasil visum R. Dari hasil visum ditemukan adanya kekerasan pada tubuh korban.

“Ya ada dari hasil visumnya sudah dijelaskan, di sini ada kekerasan akibat kekerasan benda tumpul. Luka-luka memar pada bagian gerak atas (di bagian) tangan dan kaki,” terangnya

Dalam kasus ini, ayah kandung korban berinisial P (39) dan ibu tiri, A (39) telah ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya dijerat dengan Pasal 77b juncto 76b dan/atau pasal 80 juncto Pasal 76c UU No 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU NO 23 Tahun 2022 tentang Perlindungan Anak.

“Ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara,” imbuh Hengki.(sgr)

Pos terkait