KanalBekasi.com – Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bekasi Nia Aminah Kurniati mengatakan selama delapan bulan terakhir ini Pemerintah Kota Bekasi mencatat sebanyak 554 warga positif HIV/AIDS.
“Data HIV baru Januari sampai Agustus 2022 ada 554 kasus,” kata Nia, Jum’at (16/9)
Untuk mencegah terjadinya penyebaran, lanjut Nia, pihaknya mengadakan kegiatan konseling dan tes HIV kepada orang yang berisiko.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Nia juga mengatakan, pihaknya menggelar Voluntary Counseling dan Testing (VCT) secara mobile seperti di tempat hiburan malam. VCT juga disediakan saat kegiatan car free day (CFD).
“Dinas Kesehatan Kota Bekasi juga membuka layanan konseling dan test HIV di 48 puskesmas dan 45 rumah sakit se-Kota Bekasi, ” tuturnya
Sebagai informasi pelayanan dukungan dan pengobatan HIV/AIDS dapat dilakukan di enam rumah sakit se-Kota Bekasi. Yakni, RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid, RS Elisabeth, RS Ananda, Puskesmas Perumnas II, Puskesmas Karang Kitri dan Puskesmas Mustikajaya
Berdasarkan data yang dihimpun 554 warga Kota Bekasi yang terjangkit HIV terdiri dari pria sebanyak 431 jiwa dan wanita sebanyak 123 jiwa. Menurut umur sesuai data telah dilaporkan sebagai berikut :
• usia dibawah 4 tahun (4 jiwa)
• usia 15-19 tahun (14 jiwa)
• usla 20-24 tahun (113 jiwa)
• usia 25-49 tahun (375 jiwa), dan
• usia diatas 50 tahun (44 jiwa)
Dinas Kesehatan Kota Bekasi saat ini masih mengupdate aplikasi SIHA (Sistem Informasi HIV AIDS) 1.7 menjadi aplikasi SIHA 2.0 (berbasis NIK).(sgr)







































