Kapolda Sebut Bus yang Kecelakaan Lewati Jalur yang Tak Biasa

Kamis, 11 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Basarna saat mengevakuasi korban kecelakaan bus di Sumedang

Basarna saat mengevakuasi korban kecelakaan bus di Sumedang

KanalBekasi.com – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Ahmad Dofiri angkat bicara terkait kecelakaan maut di jalur alternatif Garut-Sumedang melalui Wado.  Menurutnya TKP kecelakaan maut tersebut bukan untuk kendaraan besar seperti bus.

“Jalan ini memang tidak untuk bus besar seperti ini,” ungkap Ahmad Dofiri di lokasi kecelakaan, Kamis (11/3)

Kapolda melanjutkan, jalur tersebut sempat ramai digunakan ketika Jalur Lingkar Nagreg masih belum selesai dibangun beberapa tahun silam. Tetapi setelah pembangunan Lselesai masyarakat lebih banyak menggunakan jalur Lingkar Nagrek

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga: Kecelakaan Maut di Tol Cipularang, Polisi Sarankan Lewat Jalur Alternatif

Jalur tersebut memang sedianya menjadi jalur alternatif yang menghubungkan antara jalur selatan menuju jalur utara dari wilayah Priangan Timur Jawa Barat, maupun sebaliknya.

“Yang biasa dipakai waktu (lingkar) Nagreg belum beres. Ini alternatif pengalihan Nagreg bisa melalui Wado,” tuturnya.

Kapolda Jabar menduga sopir bus pariwisata itu tidak memahami jalur yang akan dilewatinya. Lantaran, bus reguler jarang yang menggunakan jalur alternatif tersebut.

“Ini kelihatannya tidak terbiasa, kan bus pariwisata. Artinya bukan bus regulernya, saya yakin tidak paham juga bahwa jalurnya untuk kendaraan biasa,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR bersama kepolisian dan yang lainnya sudah mengevakuasi seluruh korban dari bus tersebut.

Berdasarkan keterangan Basarnas Jawa Barat, sebanyak 27 orang meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut. Sementara, 39 orang lainnya berhasil selamat meskipun mengalami luka-luka.(sgr)

Berita Terkait

Polisi Amankan Ribuan Obat Keras Hasil Penggerebekan di Jatisampurna
Dari Parung untuk Dunia: Aksi Nyata Hari Bumi 2026 yang Bangkitkan Harapan
Polda Metro Jaya Akan Tertibkan Knalpot Brong
Polda Metro Jaya Serap Aspirasi Buruh Lewat Dialog Ketenagakerjaan
Nekat Langgar Tata Ruang, 72 Bangunan di Bekasi Timur Diratakan
Pajak Mobil Listrik di Jawa Barat Kini Bisa Tembus Jutaan
Polisi Bongkar Trik Licik Peredaran Tramadol di Bekasi Timur–Rawalumbu
Dapur SPPG Unisma Bekasi Mulai Beroperasi, Pemerintah Perketat Standar Layanan Gizi

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 16:52 WIB

Polisi Amankan Ribuan Obat Keras Hasil Penggerebekan di Jatisampurna

Kamis, 23 April 2026 - 08:18 WIB

Polda Metro Jaya Akan Tertibkan Knalpot Brong

Rabu, 22 April 2026 - 19:05 WIB

Polda Metro Jaya Serap Aspirasi Buruh Lewat Dialog Ketenagakerjaan

Rabu, 22 April 2026 - 14:57 WIB

Nekat Langgar Tata Ruang, 72 Bangunan di Bekasi Timur Diratakan

Rabu, 22 April 2026 - 11:21 WIB

Pajak Mobil Listrik di Jawa Barat Kini Bisa Tembus Jutaan

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Mendagri Minta Seluruh Gubernur Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik

Sabtu, 25 Apr 2026 - 17:14 WIB

HUKUM DAN KRIMINAL

Polisi Amankan Ribuan Obat Keras Hasil Penggerebekan di Jatisampurna

Jumat, 24 Apr 2026 - 16:52 WIB