KanalBekasi.com – Pasca hari raya Idul Fitri dan libur panjang warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Bekasi meningkat.
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyebut situasi saat ini bukan sebagai peningkatan kasus lagi tapi sebuah lonjakan.
Laman website corona.bekasikota.go.id, mencatat total 47.723 kasus positif Covid-19. Angka ini naik jika dibandingkan pekan lalu sebanyak 2.097 kasus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca Juga: Angka Covid-19 di Kota Bekasi Naik Pasca Idul Fitri
Walikota mengatakan angka tersebut melonjak vertikal. Ia mengatakan bersama semua unsur Satgas Covid terus bergerak.
“Ada lonjakan bukan 45 persen, 15 persen, tapi hampir 90 persen. Kita sedang giatkan 3T (testing, tracing, treatment),” Kata Walikota, Minggu (20/6)
Walikota berpesan kepada warga Kota Bekasi yang belum divaksinasi Covid-19 agar segera mendaftarkan diri.
Meskipun tidak 100 persen mencegah diri tertular Covid-19, namun vaksinasi berperan penting mengurangi risiko bergejala berat apabila terinfeksi virus Covid-19
Walikota juga meminta warga tidak lalai menerapkan protokol kesehatan. Selain itu warga juga diminta Menghindari kerumunan-kerumunan.
“Hindari kerumunan, kondisi rumah sakit umum kita sudah full. Rumah sakit tipe D kita juga sudah hampir 100 persen terisi” tutup Rahmat.
Sebagai informasi Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi Kusnanto menegaskan kapasitas tempat tidur di RSUD telah penuh.
Dari total 275 tempat tidur keseluruhannya telah terisi. Kapasitas tersebut telah dinaikan dari sebelumnya sebanyak 265 tempat tidur.(sgr)








































