KanalBekasi.com – Sejumlah Rumah Sakit swasta di Kota Bekasi melaporkan kebutuhan oksigen yang mendesak kepada Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.
Pihak Rumah Sakit mengaku sangat membutuhkan oksigen untuk keberlangsungan kondisi pasien yang menjalani perawatan.
“Barusan saya di datangi Rumah Sakit Anna, ada 54 Pasien kalau 4 jam ini tidak tertolong oksigen akan ada ke fatalan-fatalan yang luar biasa,” kata Walikota, Sabtu (10/7)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca Juga: Tiga Kelompok Penimbun Obat dan Oksigen Ditangkap
Hal yang sama juga terjadi di rumah sakit swasta lain, mereka mengadu sangat membutuhkan pasokan oksigen untuk penanganan pasien.
“(Rumah Sakit) Mekarsari pun sama kondisinya, sudah ruangan penuh karena keterbatasan dan harus ada urgen yakni oksigen itu harus ada, sehingga itu mengganggu kinerja selanjutnya,” imbuh dia.
Dia mengakui, situasi saat ini memang serba susah. Apalagi kebutuhan oksigen yang terus meningkat sehingga terjadi ketimpangan antara suplai dan permintaan.
“Iya memang, ini agak berat juga karena saat ini oksigen sangat susah,” terangnya.
Untuk mengantisipasi ketiadaan oksigen bagi para pasien, Walikota berupaya menjalin kerja sama dengan perusahaan produsen oksigen seperti PT Samator Gas Industri di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.
“Saya kirimkan orang ke Samator (produsen oksigen), kalau perlu distribusi untuk rumah sakit di Kota Bekasi harus dijaga ketersediaannya,” ungkap Pepen.
“Alhamdulillah mereka siap, nanti kita lakukan MoU untuk mengikat itu,” tutupnya. (sgr)








































