KanalBekasi.com – Sejak 2 bulan terakhir Indonesia mengalami lonjakan kasus Covid-19 yang menyebabkan fasilitas layanan kesehatan dipenuhi pasien.
Salah satu gejala covid-19 yang paling sering ditemui adalah gangguan pernafasan seperti asma. Sebagai alat pernafasan manusia, posisi paru menjadi vital.
Dilansir Boldsky health menjaga kesehatan paru agar tetap kembali berfungsi optimal. Selain dengan bantuan oksigen, di bawah ini terdapat bahan alami untuk membersihkan paru-paru dari kotoran dan racun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
1. Air Jahe
Jahe bagi masyarakat Indonesia dikenal sebagai minuman kaya manfaat sejak dahulu. Mengonsumsi minuman dengan campuran jahe seperti wedang jahe atau pun teh jahe dapat membantu mengeluarkan kotoran dan racun yang menempel di paru-paru. Sifat jahe yang hangat dapat meluruhkan dahak yang menggumpal dalam saluran paru-paru.
Kotoran dan racun yang menempel pun akan ikut keluar bersama dengan dahak yang telah luruh. Jahe juga memiliki sifat anti peradangan hingga dapat melindungi paru-paru dari terjadinya luka atau infeksi akibat polusi.
2. Air Jeruk Nipis
Bagi para perokok sangat dianjurkan untuk rutin mengonsumsi air perasan jeruk nipis setiap malam menjelang tidur untuk mendapatkan napas yang lebih lega keesokan harinya.
Kandungan dalam jeruk nipis telah terbukti ampuh dapat menurunkan kadar nikotin dalam tubuh hingga lebih dari 70%.
Jika tidak kuat dengan rasa asam dapat menyeduh air perasan jeruk nipis dengan beberapa ml air hangat. Selain dapat mendetoksifikasi paru-paru dari nikotin akibat asap rokok.
3. Buah Nanas
Senyawa bromelain yang terdapat dalam buah nanas dipercaya mampu mengurangi peradangan secara efektif.
Selain itu, bromelain juga dapat meningkatkan elastisitas paru-paru kamu sehingga dapat membersihkan dirinya sendiri secara lebih optimal dan melegakan sistem pernapasan kamu.
Selain mengonsumsi buah nanas secara langsung, olahan nanas seperti jus atau pun infused-water juga baik dikonsumsi.
Selama nanas diolah dengan baik, vitamin serta zat bromelain yang terkandung di dalamnya tidak akan rusak hingga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesehatan sistem pernapasan.(sgr)








































