KanalBekasi.com – Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rochilawati, membenarkan adanya siswa Sekolah Dasar (SD) yang terpapar Covid-19.
Akibat kejadian itu, Pemerintah Kota Bekasi tengah menelusuri, sebab, dikhawatirkan terjadinya klaster sekolah di Kota Bekasi. Sebagaimana diketahui saat ini, seluruh pelajar tingkat SD hingga SMA sedang mengikuti pembelajaran tatap muka di wilayahnya.
“Benar ada satu siswa SD yang berusia 11 tahun terpapar Covid-19, sedang kita telusuri agar tidak menjadi klaster sekolah,” kata Tanti, Kamis (30/9)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Data adanya siswa SD yang terkonfirmasi Covid-19 diketahui melalui data rekapitulasi laporan perkembangan Covid-19 di Kota Bekasi per tanggal 27 September 2021. Melalui data tersebut siswa yang terpapar Covid-19 adalah siswa berusia 11 tahun, serta pada dihari bersamaan ada dua orang lainnya yang turut terpapar Covid-19.
Meski begitu, Tanti tak ingin menyimpulkan secara cepat apakah adanya temuan kasus itu berasal dari penyebaaran klaster sekolah. Berdasarkan hasil tracing, menurutnya siswa tersebut diketahui terkonfirmasi Kasus Covid-19 melalui dari sang ibu.
”kita sudah dapat informasi nya, bahwa anak itu terpapar dari ibunya, dan bukan dari sekolah tempat siswa itu belajar. Karena belum ada pembuktian dari lingkungan sekolah yang mengalami positif Covid-19,” ungkapnya.(sgr)







































