KanalBekasi.com – Kepala BMKG Bandung Teguh Rahayu memastikan kabar adanya gempa dan tsunami besar yang bakal terjadi di wilayah Jawa Barat adalah hoaks. Namun Teguh membenarkan pasca gempa bumi magnitudo (M) 6,6 di Pandeglang, gempa susulan terus terjadi.
“Ada yang menyatakan akan ada gempa susulan yang lebih besar serta menyebabkan tsunami maka hal itu tidak benar,” kata Teguh, Selasa (18/1)
Teguh menegaskan hingga sekarang gempa bumi belum dapat diprediksi secara pasti, kapan, dimana serta berapa besar kekuatannya. Sehingga mustahil bisa meramalkan kekuatan gempa susulan yang akan terjadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Untuk informasi dari pesan suara yang saat ini beredar yang menyatakan akan ada gempa susulan berkekuatan besar dan menimbulkan tsunami di Palabuhan Ratu merupakan berita bohong (hoaks) yang disebarkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab yang menginginkan keresahan di masyarakat,” paparnya
Menurut Teguh, kepada seluruh lapisan masyarakat khususnya di Pelabuhan Ratu dan sekitarnya diimbau untuk tidak mempercayai berita bohong itu. Pastikan informasi gempa dan peringatan dini tsunami bersumber resmi dari BMKG.(red)







































