Rumah Sakit Bunda Hadir di Vida Bekasi

Senin, 21 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peresmian dimulainya pembangunan RS Bunda Bekasi

Peresmian dimulainya pembangunan RS Bunda Bekasi

KanalBekasi.com – Pembangunan Kota Bekasi dalam lima tahun terakhir semakin pesat berkembang. Di Kota Bekasi juga telah banyak dibangun pemukiman yang nyaman dan berkualitas dengan konsep one stop living. Bahkan, diprediksi mampu menjadi Central Business District (CBD) di salah satu wilayah penyangga utama Ibu Kota.

Salah satu faktor pendukungnya adalah akses jalan yang makin mudah dilalui. Bekasi bersiap menyambut Tol JORR 2 ruas Cimanggis-Cibitung dan Tol Japek (Jakarta-Cikampek) Selatan yang menghubungkan Jatiasih ke Purwakarta. Adapun kedua jalan tol tersebut akan beririsan dengan jalan arteri primer di Bekasi Selatan, yakni Jalan Raya Narogong.

Hal ini akan menjadikan kawasan Narogong sebagai lokasi yang berpotensi untuk berkembang dengan amat pesat. Membentang 12 kilometer dari Bekasi Utara ke arah Cibubur, Jalan Raya Narogong akan memiliki akses pintu tol ke JORR 2 di Kawasan Cileungsi dan Japek Selatan di Bantar Gebang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini semakin mengukuhkan keyakinan bahwa  suatu saat wilayah Bekasi Selatan, khususnya Narogong dapat berkembang menjadi kawasan pusat bisnis dengan gedung-gedung bertingkat. Pembangunan infrastruktur yang sedang berlangsung ini tentu dapat berdampak besar pada pengembangan proyek-proyek properti di sekitarnya. Prospek proyek hunian maupun komersial di sekitarnya akan semakin bagus.

Hal ini  diamini oleh Direktur Vida Bekasi Edward Kusma.Vida Bekasi diciptakan dengan visi untuk menjadi kawasan yang berkelanjutan (sustainable living) di tengah area yang ramai. Dengan total luas lahan pengembangan sebesar 140 hektar, Vida Bekasi terdiri dari mixed-use cluster yang mana setiap cluster-nya memiliki tema dan konsep yang berbeda.

“Vida Bekasi secara garis besar terdiri dari 2 (dua) distrik, yakni Bumipala dan Bumiwedari. Titik utama dari kedua distrik ini adalah CBD area dengan total luas lahan sekitar 15 hektar. Cluster commercial dirancang untuk mengintegrasikan fasilitas komersial, yaitu F & B, fasilitas kesehatan, perkantoran, apartemen, dan lansekap yang canggih,” terang Edward

Edward Kusma menyampaikan bahwa RS Bunda di Vida Bekasi sebagai salah satu bagian dari Cluster Komersial. Nantinya tidak hanya menawarkan layanan Ibu dan anak unggulan, tetapi juga layanan spesialistik lengkap lainnya yang bisa mengakomodir lifestyle healthcare masyarakat Bekasi dan sekitarnya.

RSU Vida Bekasi akan siap melayani wilayah Bekasi dan sekitarnya dengan populasi yang hampir mencapai 2,5 juta jiwa. RSU Bunda Vida Bekasi yang memiliki luas lahan 4146 m2 dengan luas bangunan kurang lebih mencapai 7985 m2.

Terdiri dari lima  lantai, rumah sakit ini nantinya akan terdapat 100 bed. Adapun proses pengerjaannya memakan waktu selama 15 bulan.Prosesi peletakan batu pertama atau groundbreaking RSU Bunda Vida Bekasi ini turut dihadiri oleh Ibu Walikota Bekasi, Wiwiek Hargono Tri Adhianto, Bpk.

Komisaris Utama PT Bunda Medik Medika, Dr.dr Ivan Rijal Sini, SPOG mengatakan pihaknya melihat beberapa Kota penyangga Ibu Kota yang kemajuannya cukup pesat salah satunya Kota Bekasi. RS Bunda menurutnya datang dengan satu ekosistem, selain Rumah Sakit ada juga layanan tekhnologi kesuburan seperti bayi tabung dan tekhnologi yang mengurangi luka bekas operasi yang perawatannya hanya memerlukan waktu satu hari.

“Kita melihat kebutuhan akan sektor kesehatan akan terus berkembang seiring dengan daya beli masyarakat yang terus meningkat. Pemerintah juga telah memberikan perhatian khususnya seputar kesehatan ibu dan anak, jantung, stroke, kanker. Menurutnya ini telah sejalan dengan yang dimiliki oleh RS Bunda Medik,”tutur dokter Ivan

Dokter Ivan mengatakan target pembangunan RS Bunda ditargetkan rampung dalam dua tahun dan langsung dapat beroperasi. Selain itu tekhnologi kesehatan seperti bayi tabung, operasi bedah minimal invasif, laparoscopi dan lab-lab yang sifatnya hitec akan diterapkan.

“Layanan BPJS juga kita siapkan, karena layanan kesehatan tidak bisa segmented, jadi kita siapkan secara keseluruhan,” tukasnya

Hadir dalam peresmian tersebut Anggota DPRD Kota Bekasi, Komarudin,Jajaran Direksi BHMS, Ibu Plt Walikota Bekasi Wiwiek Tri Adhianto dan perwakilan Pemkot Kota Bekasi dan para stakeholder.(sgr)

 

Berita Terkait

Dari Parung untuk Dunia: Aksi Nyata Hari Bumi 2026 yang Bangkitkan Harapan
Polda Metro Jaya Akan Tertibkan Knalpot Brong
Polda Metro Jaya Serap Aspirasi Buruh Lewat Dialog Ketenagakerjaan
Nekat Langgar Tata Ruang, 72 Bangunan di Bekasi Timur Diratakan
Pajak Mobil Listrik di Jawa Barat Kini Bisa Tembus Jutaan
Polisi Bongkar Trik Licik Peredaran Tramadol di Bekasi Timur–Rawalumbu
Dapur SPPG Unisma Bekasi Mulai Beroperasi, Pemerintah Perketat Standar Layanan Gizi
Pemprov Jawa Barat Tetap Tarik Pajak Kendaraan Listrik untuk Dukung Pembangunan

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 12:45 WIB

Dari Parung untuk Dunia: Aksi Nyata Hari Bumi 2026 yang Bangkitkan Harapan

Rabu, 22 April 2026 - 19:05 WIB

Polda Metro Jaya Serap Aspirasi Buruh Lewat Dialog Ketenagakerjaan

Rabu, 22 April 2026 - 14:57 WIB

Nekat Langgar Tata Ruang, 72 Bangunan di Bekasi Timur Diratakan

Rabu, 22 April 2026 - 11:21 WIB

Pajak Mobil Listrik di Jawa Barat Kini Bisa Tembus Jutaan

Selasa, 21 April 2026 - 22:42 WIB

Polisi Bongkar Trik Licik Peredaran Tramadol di Bekasi Timur–Rawalumbu

Berita Terbaru

HUKUM DAN KRIMINAL

Polisi Amankan Ribuan Obat Keras Hasil Penggerebekan di Jatisampurna

Jumat, 24 Apr 2026 - 16:52 WIB