Ribuan Penari Padati CFD di Kota Bekasi, Tari Ronggeng Nyentrik Jadi Tarian Khas Bekasi

Minggu, 26 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratudsan penaruPerayaan Hari Tari Sedunia  di arena car free day kota Bekasi

Ratudsan penaruPerayaan Hari Tari Sedunia di arena car free day kota Bekasi

KanalBekasi.com — Suasana Car Free Day (CFD) di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, mendadak berubah jadi panggung raksasa. Ribuan penari dari berbagai komunitas turun ke jalan, menampilkan flash mob kolosal yang sukses menyedot perhatian warga, Minggu pagi.

Meski, Perayaan Hari Tari Sedunia itu jatuh pada tanggal 29 April 2026. Namun, Kota Bekasi lebih dulu merayakannya. Tahun ini bukan sekadar seremoni. Dentuman musik dan gerakan serempak para penari menghadirkan energi berbeda di jantung kota. Warga yang tengah berolahraga hingga berburu kuliner pun sejenak berhenti, larut dalam atraksi yang memukau.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, bersama Wakil Wali Kota Abdul Harris Bobihoe, tampak hadir langsung di lokasi. Keduanya tak hanya menyapa, tetapi juga memberi apresiasi kepada para penari yang tampil penuh totalitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Tri menegaskan bahwa tari bukan sekadar gerakan estetika, melainkan bagian penting dari perjalanan budaya manusia.

“Di dalam tari ada nilai, ada identitas, bahkan jejak sejarah. Ini yang harus terus dijaga, bukan hanya dipertontonkan,” ujar Tri dalam sambutannya. Minggu (26/4/2026).

Sorotan utama dalam gelaran ini adalah penampilan massal ronggeng nyentrik tarian khas Bekasi yang dibawakan secara kolosal. Gerakannya yang dinamis dan sarat makna menjadi simbol kuat bagaimana budaya lokal tetap hidup di tengah arus modernisasi.

Tri juga menyinggung pentingnya menjaga warisan budaya daerah. Ia menyebut, Bekasi memiliki akar historis yang panjang, bahkan dikaitkan dengan masa Kerajaan Tarumanegara.

“Warisan seperti ronggeng nyentrik ini harus terus kita hidupkan. Ke depan, kita siapkan ruang seperti museum dan perpustakaan agar generasi muda tidak tercerabut dari akar budayanya,” katanya.

Lebih dari sekadar hiburan, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa budaya bukan hanya untuk dikenang, tapi juga diperjuangkan. Di tengah gemerlap kota, Bekasi menunjukkan bahwa identitas lokal tetap punya tempat untuk bersinar.

“Ini bukan hanya soal seni. Ini tentang bagaimana kita menjaga jati diri,” pungkasnya. (Ro

Berita Terkait

Pemkot Bekasi Siapkan Operasi Pasar Antisipasi Dampak Pelemahan Rupiah
Ketua DPRD Kota Bekasi Ajak PB-BKMKB Perkuat Sinergi Bangun Kota Patriot
Mendagri Minta Seluruh Gubernur Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
Pemkot Bekasi Pastikan Program Hibah Rp 100 Juta per RW Tetap Berjalan
Kota Bekasi Darurat Peredaran Obat Keras
Pencairan Dana Rp 100 Juta/RW Tunggu Audit BPK
Pemkot Bekasi Garap Kabel Bawah Tanah Sepanjang 290 Km untuk Penataan Kota
Penyalahgunaan Plat Dinas Marak, Pemkot Bekasi Siap Jatuhkan Sanksi

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 19:30 WIB

Pemkot Bekasi Siapkan Operasi Pasar Antisipasi Dampak Pelemahan Rupiah

Minggu, 26 April 2026 - 16:02 WIB

Ribuan Penari Padati CFD di Kota Bekasi, Tari Ronggeng Nyentrik Jadi Tarian Khas Bekasi

Sabtu, 25 April 2026 - 20:54 WIB

Ketua DPRD Kota Bekasi Ajak PB-BKMKB Perkuat Sinergi Bangun Kota Patriot

Sabtu, 25 April 2026 - 17:14 WIB

Mendagri Minta Seluruh Gubernur Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik

Kamis, 23 April 2026 - 20:57 WIB

Pemkot Bekasi Pastikan Program Hibah Rp 100 Juta per RW Tetap Berjalan

Berita Terbaru

Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi didapuk sebagai Ketua Dewan Pakar Pengurus Besar Badan Kekeluargaan Masyarakat Kota Bekasi (PB-BKMKB) masa bakti 2025–2030.

POLITIK

Sardi Efendi Didapuk Jadi Ketua Dewan Pakar PB-BKMKB 

Minggu, 26 Apr 2026 - 14:24 WIB

BERITA UTAMA

Mendagri Minta Seluruh Gubernur Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik

Sabtu, 25 Apr 2026 - 17:14 WIB