KanalBekasi.com — Pelemahan nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh Rp17.300 per dolar Amerika Serikat mulai memicu kekhawatiran di daerah. Pemerintah Kota Bekasi pun bergerak cepat menyiapkan langkah antisipasi guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah tekanan ekonomi global.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, gejolak nilai tukar bukan hanya terjadi di Indonesia, melainkan juga dialami negara-negara lain di kawasan.
“Ini dampak dari kondisi global yang masih berfluktuasi. Pemerintah terus memantau tanpa bersikap reaktif,” ujarnya di Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di tingkat daerah, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memastikan kesiapan pemerintah menghadapi potensi dampak lanjutan, khususnya di sektor pangan. Salah satu langkah yang tengah disiapkan adalah pelaksanaan operasi pasar untuk menekan kenaikan harga.
Menurut Tri, pihaknya kini sedang menghitung skema intervensi yang paling efektif agar harga komoditas tetap terkendali.
“Kita lagi kaji, sejauh mana operasi pasar bisa kita dorong untuk menjaga stabilitas harga,” katanya kepada wartawan. Minggu (23/4).
Sejumlah bahan pokok seperti telur, minyak goreng, dan beras menjadi perhatian utama. Selain itu, Pemkot Bekasi juga akan mempercepat distribusi cadangan pangan guna memastikan pasokan tetap tersedia di tengah masyarakat.
Tri menegaskan, langkah ini penting untuk mencegah terjadinya kepanikan yang bisa memicu lonjakan harga lebih tinggi. Ia juga mengingatkan warga agar tidak melakukan aksi borong kebutuhan pokok.
“Yang penting stok aman. Masyarakat tidak perlu panik, apalagi sampai menimbun barang,” tegasnya.
Pemkot Bekasi juga membuka peluang intervensi tambahan melalui berbagai program sosial jika harga di pasaran terus mengalami kenaikan.
Dengan kombinasi pemantauan pemerintah pusat dan kesiapsiagaan daerah, diharapkan dampak pelemahan rupiah terhadap harga kebutuhan pokok bisa ditekan, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah situasi ekonomi yang tidak menentu.(red)







































