Harga Beras Tinggi Sebabkan Inflasi Jabar Diatas Nasional

Senin, 7 Januari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Import beras pemerintah capai 1 juta ton (net)

Import beras pemerintah capai 1 juta ton (net)

KanalBekasi.com – Inflasi Jawa Barat 2018 tercatat mencapai 4,54 persen atau di atas inflasi nasional yang hanya sebesar 3,13 persen. Hal ini disebabkan harga beras yang masih tinggi di Jawa Barat.

Sekda Jabar Iwa Karniwa mengatakan gerakan stabilisasi khususnya beras harus digencarkan agar harga beras semakin stabil.

Menurutnya beras menjadi komoditas yang mendorong inflasi tinggi di Jawa Barat. Bahkan menurutnya, berdasarkan survei oleh Tim Pengendali Inflasi daerah (TPID) Jabar, harga beras di wilayah Jabar dijual diatas Harga Eceran Tertinggi (HET).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk diketahui HET beras medium adalah Rp 9.450 dan beras premium seharga Rp 12.800 perkilogramnya. Kondisi ini tentunya memberikan andil inflasi Jabar yang ternyata hingga akhir tahun masih lebih tinggi dari nasional.

Beberapa waktu lalu, Iwa mengatakan akan menempuh berbagai upaya agar tahun ini  inflasi di Jabar bisa lebih ditekan. Misalnya memperbaiki sitem distribusi komoditas beras dari petani hingga konsumen.

“Sinergi antara pihak terkait juga semakin penting. Terlebih ada anomali cuaca yang membuat panen akan mundur. Jadi stok harus disiapkan agar harga stabil,” tegasnya, Senin(7/1)

Ia menambahkan produksi juga harus ditingkatkan dengan meningkatkan kualitasnya. Sebab luas tanam padi akhir tahun 2018 ternyata tidak mencapai target, sehingga dikhawatirkan produksi turun.(sgr)

Berita Terkait

Mendagri Minta Seluruh Gubernur Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
Tak Perlu KTP, Bayar Pajak Kendaraan di Kota Bekasi Kini Lebih Praktis
UU PPRT Mewajibkan ART Masuk Kepesertaan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan
Pemkot Bekasi Pastikan Program Hibah Rp 100 Juta per RW Tetap Berjalan
Kota Bekasi Darurat Peredaran Obat Keras
Pencairan Dana Rp 100 Juta/RW Tunggu Audit BPK
Pajak Mobil Listrik di Jawa Barat Kini Bisa Tembus Jutaan
Dapur SPPG Unisma Bekasi Mulai Beroperasi, Pemerintah Perketat Standar Layanan Gizi

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 17:14 WIB

Mendagri Minta Seluruh Gubernur Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik

Jumat, 24 April 2026 - 23:49 WIB

Tak Perlu KTP, Bayar Pajak Kendaraan di Kota Bekasi Kini Lebih Praktis

Jumat, 24 April 2026 - 16:09 WIB

UU PPRT Mewajibkan ART Masuk Kepesertaan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan

Kamis, 23 April 2026 - 20:57 WIB

Pemkot Bekasi Pastikan Program Hibah Rp 100 Juta per RW Tetap Berjalan

Kamis, 23 April 2026 - 00:13 WIB

Kota Bekasi Darurat Peredaran Obat Keras

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Mendagri Minta Seluruh Gubernur Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik

Sabtu, 25 Apr 2026 - 17:14 WIB

HUKUM DAN KRIMINAL

Polisi Amankan Ribuan Obat Keras Hasil Penggerebekan di Jatisampurna

Jumat, 24 Apr 2026 - 16:52 WIB