KanalBekasi.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi akan melakukan rekayasa lalu-lintas (Lalin) di Jalan KH. Noer Alie Kalimalang Bekasi, tepatnya di depan Rumah Sakit Awal Bross Bekasi hingga depan Hotel Horizon Bekasi.
Rencananya sebanyak 17 tiang penyangga tol Becakayu akan dibagun disisi jalan tersebut.
Penutupan jalan rencananya dilakukan disisi utara Kalimalang. Jalan yang akan menuju ke Jakarta akan dialihkan melalui jalan sisi selatan Kalimalang. Diketahui juga, dibeberapa titik Jalan KH. Noer Alie, Kalimalang mengalami kerusakan cukup parah. Hal tersebut dikhawatirkan akan terjadinya penumpukan volume kendaraan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Yang sulit adalah bagaimana mengalirkan arus kendaraan imbas daripada perbaikan jalan,” kata Kasi Dal Ops Dinas Perhubungan Kota Bekasi Bambang N. Putra, Rabu (27/2).
Baca Juga: Imbas Pembangunan Tol Becakayu, Jembatan 6 Ditutup
Ditambahkan Bambang, KKDM segera memperbaiki jalan yang rusak, mengingat jalan Kalimalang saat ini menjadi titik utama kemacetan karena adanya pembangunan Tol Becakayu.
Selain itu, jalan Kalimalang merupakan jalan alternatif ketika tol Jakarta-Cikampek mengalami kemacetan.
“Karena Kalimalang menjadi salah satu jalan alternatif, maka jalan tersebut akan segera diperbaiki agar kemacetan tidak begitu parah,” tambahnya.
Baca Juga: Truk Muatan Berat Dilarang Lewat Jalan KH Noer Ali Kalimalang
Diketahui, arus lalu lintas dari Jalan Hasibuan Kota Bekasi menuju Jakarta akan dialihkan menuju sisi Selatan Kalimalang melalui jembatan Horison. Arah sebaliknya masih seperti biasanya melalui KH. Noer Ali.
Seperti diketahui, Jalan KH. Noer Alie Kalimalang melintang dari DKI Jakarta sampai Kabupaten Bekasi. Jalan KH. Noer Alie Kalimalang sendiri merupakan jalan utama penghubung antara DKI Jakarta dengan Jawa Barat.
Namun kondisi Jalan KH. Noer Alie saat ini kondisinya sangat mengkhawatirkan, sehingga dikeluhkan masyarakat dan para pengedara terlebih dengan adanya proses pembangunan tol Becakayu.
“Jadi banyak petugas Dishub hanya diterjunkan disisi Kalimalang, seharusnya pelayanan masyarakat ditugaskan dibeberapa titik, tapi karena perbaikan jalan, kita konsen disitu,” jelasnya.
Baca Juga: Kota Bekasi Macet, Imbas Kebijakan Tol Jakpek
Kemacetan tak terhindarkan setiap harinya terutama pada pagi dan sore hari. Pemerintah Kota Bekasi berharap perhatian dari Pemerintah Pusat akan kondisi tersebut.
“Seharusnya negara memperhatikan jalan kota, jangan pembangunan nasional merugikan jalan kota, tapi giliran pembangunan jalan kota tidak boleh merugikan jalan nasional,” pungkasnya.(gir)





































