KanalBekasi.com – Anggaran gizi atlet tahun ini dialokasikan sebesar Rp 40 miliar. Angka ini turun drastis dibanding yang pernah diajukan KONI Jawa Barat, yakni sebesar Rp 176 miliar.
Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat, Ahmad Saepudin, mengungkapkan bahwa, anggaran gizi atlet yang ada saat ini hanya sebesar Rp 40 miliar.
Angka tersebut jauh lebih rendah dari pengajuan KONI Jabar, kepada Gubernur yakni sebesar Rp 176 miliar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca Juga: Kembali Pimpin KONI, Yan Rasyad Fokus di Pembinaan Atlet Berbakat
“Namun keputusan Gubernur Jabar hanya menurunkan sekitar Rp 40 miliar atau sekitar 21 persen. Kalau anggaran yang diajukan sebesar Rp 176 miliar disetujui, maka anggaran untuk gizi atlet paling besar sekitar 82 persen,” bebernya, usai melantik ketua terpilih, Abdul Rosyad Irwan dan para pengurus KONI Kota Bekasi, periode 2019-2023 di Pendopo, Kantor Wali Kota Bekasi, Rabu (5/2).
Baca Juga: KONI Kota Bekasi Mulai Evaluasi Persiapan Porda 2018
Ahmad mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) Jawa Barat, terkait pengajuan anggaran gizi atlet tersebut. Prosentase anggaran tersebut digunakan untuk latihan, vitamin sampai membeli peralatan latihan.
“Hal ini menjadi prioritas utamanya,” singkat Ahmad.
Jika kebutuhan anggaran bagi gizi atlet tak sebanding dengan intensitas latihan, dikhawatirkan mengurangi semangat para atlet untuk berlatih dan berprestasi.
“Ya anda bisa hitung sendiri dengan anggaran sebesar itu,” pungkasnya.(gir)







































