KanalBekasi.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten mengatakan sampai dengan tadi pagi Pkl. 07.30 WIB telah melakukan pendataan terkait gempa berkekuatan 6,7 Schala richter semalam.
Dalam keterangannya BPBD Banten merilis dampak gempa tersebut menyebabkan 1.050 Jiwa mengungsi, 4 orang luka-luka dan 1 Orang meninggal dunia atas nama Rasinah (48 th). Korban meninggal dunia adalah warga kampung Cilangkahan, Rt 03/01, Desa Pecangpari Kecamatan Cigemblong. Korban diduga panik dan mengalami serangan jantung.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten, Kombes Edy Sumardi mengatakan telah menghimpun kerugian materil rumah berjumlah 139 unit, masjid empat unit, gor satu unit, korban jiwa meninggal dunia satu orang
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Korban menunggal buka karena tertimpa bangunan namun karena sakit jantung,” kata Edy, Sabtu (3/8)
Baca Juga: BNPB Cek Daerah Terdampak Gempa di Banten
Edy menambahkan menyiapkan sekitar 200 personel Polda Banten dan 100 orang Sabhara (Samapta Bhayangkara) diutus mendekat ke lokasi ketika gempa berlangsung diikuti potensi tsunami.
“Kita juga siagakan semua Polsek untuk evakuasi,” imbuhnya
Seperti diketahui Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa magnitudo 7,4 telah terjadi pada 7.54 Lintang Selatan, 104.58 Bujur Timur atau pada 147 km Barat daya Sumur, Banten. Gempa berpotensi tsunami tersebut hingga terasa sampai Jakarta, Bekasi, Bandung, Sukabumi dan Cianjur. (sgr)







































