KanalBekasi.com – Jumlah jenazah akibat virus Covid-19 yang dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Padurenan, Mustikajaya, Bantargebang, Kota Bekasi melonjak setiap harinya.
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, menyebutkan sebanyak 118 jenazah dimakamkan pada hari Selasa (6/7). Itu merupakan angka tertinggi selama pandemi Covid-19 terjadi sejak 2020.
Baca Juga: Walikota: Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 Sesuai Prosedur, Tak Boleh Ada Penolakan
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sebanyak 2.300 lebih jenazah dimakamkan dengan protokol khusus Covid-19 di TPU Padurenan, ” kata Rahmat, Sabtu (10/7)
Menurutnya angka tersebut merupakan akumulasi selama pandemi Covid-19 yang terjadi di Kota Bekasi.
“Suspek, probable sama yang positif Covid-19 itu hampir 2.300-an lebih yang dimakamkan di TPU Padurenan,” terangnya
Ia menyampaikan, kini lahan pemakaman yang diperuntukkan jenazah Covid-19 di Kota Bekasi telah meluas.
Ramainya jenazah yang akan dimakamkan membuat Pemkot Bekasi menyiapkan alat berupa tiga unit ekskavator.
Ekskavator tersebut digunakan untuk menggali makam jenazah pasien Covid-19.
“Kalau saat ini yang menggali makam bukan lagi petugas melainkan alat berat tersebut, ” tuturnya
Berdasarkan data di situs corona.bekasikota.go.id, total kasus Covid-19 secara akumulatif sejak Maret 2020 sampai sekarang ada 63.226 kasus.
Sebanyak 56.059 kasus dinyatakan sembuh, sedangkan dalam isolasi (perawatan) yakni 6.367 orang dan angka kematian sebanyak 800 orang.






































