Daya Tampung Ruang Kelas Terbatas, Masyarakat Tidak Berpikir Negeri Minded

Jumat, 10 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua Bidang Pendidikan SMA/SMK Dewan Pendidikan Pendidikan Kota Bekasi, Ariyanto Hendrata, saat mengikuti sosialisasi PPDB online.

Foto: Ketua Bidang Pendidikan SMA/SMK Dewan Pendidikan Pendidikan Kota Bekasi, Ariyanto Hendrata, saat mengikuti sosialisasi PPDB online.

KanalBekasi.com – Ketua Bidang Pendidikan SMA/SMK Dewan Pendidikan Kota Bekasi, Ariyanto Hendrata mengimbau masyarakat tidak berpikir negeri-minded. Karena, biaya pendidikan bagi siswa tidak mampu di sekolah swasta akan di gratiskan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Bagi seluruh calon peserta didik yang nantinya tidak tertampung di SMA/SMK negeri, tidak perlu khawatir lagi, karena pemerintah provinsi jawa barat akan mengratiskan biaya pendidikannya. Sekolah swasta nantinya tinggal mendata siswa tidak mampu dan akan dilakukan MoU langsung dengan Pemprov Jawa Barat,” ungkap Ariyanto Hendrata, Jumat (10/6).

Keaslian Berkas Calon Peserta Didik Tidak Ditentukan Sekolah

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ariyanto, selama ini banyak ditemui fenomena oknum orangtua murid yang melakukan cara apapun agar bisa masuk sekolah negeri. Hal ini tentu kurang baik, karena jika terus memaksa kehendaknya, maka akan berdampak pada kapasitas ruang kelas sekolah negeri yang terbatas.

Bentuk dukungan masyarakat melalui sekolah swasta, pemerintah provinsi Jawa Barat kini telah menyiapkan anggaran biaya pendidikan bagi siswa tidak mampu.

Lebih jauh dikatakan Ariyanto, kebijakan Pemprov Jabar menggratiskan siswa tidak mampu di SMA dan SMK swasta, juga harus diimbangi dengan peningkatan mutu pendidikannya.

Instruksi KCD Wilayah III, Kepala SMA dan SMK Negeri Tidak Boleh Lakukan Pungutan

Selama ini, pihak yayasan dinilai kurang memperhatikan fasilitas layanan pendidikan. Hal itu berdampak terhadap menurunnya jumlah peserta didik yang mendaftar ke sekolah swasta setiap tahun.

“Tidak sedikit sekolah swasta yang fasilitas layanan pendidikannya menurun. Saya berharap, kebijakan pemerintah jawa barat yang akan membiayai seluruh siswa tidak mampu di sekolah swasta dapat dimanfaatkan oleh sekolah swasta untuk meningkatkan mutu pendidikannya. Dan pemerintah pusat maupun daerah juga diharapkan tidak membedakan perlakuannuya terhadap sekolah negeri dan swasta ,” tandas Ariyanto. (boy)

Berita Terkait

Piutang Gaib PBB di Kota Bekasi Bikin Resah, Ini Penjelasan Bapenda
Anggota Komisi IV Soroti Pengangkatan Kepsek Definitif, Sedangkan Kadisdik Masih Plt
Kasus Perundungan di SDN. Jatimekar III, Plt. Kadisdik Soroti Lemahnya Pengawasan
El Nino Bikin Cuaca Kemarau Terasa Lebih Panas
Sinergi Kecamatan Jatiasih – Kejaksaan: Pastikan Tata Kelola Anggaran ‘RW Keren’ Akuntabel dan Transparan
Pemerintah Genjot 30 Ribu Kopdes Merah Putih, Prioritaskan Desa, Kota Terkendala Lahan
Pimpinan BAZNAS Kota Bekasi Diisi Plt, 10 Nama Kandidat Masuk Seleksi Pusat
Imigrasi Amankan 78 WNA Diduga Langgar Izin Tinggal

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 13:27 WIB

Piutang Gaib PBB di Kota Bekasi Bikin Resah, Ini Penjelasan Bapenda

Jumat, 17 April 2026 - 17:07 WIB

Anggota Komisi IV Soroti Pengangkatan Kepsek Definitif, Sedangkan Kadisdik Masih Plt

Kamis, 16 April 2026 - 23:41 WIB

Kasus Perundungan di SDN. Jatimekar III, Plt. Kadisdik Soroti Lemahnya Pengawasan

Kamis, 16 April 2026 - 14:13 WIB

El Nino Bikin Cuaca Kemarau Terasa Lebih Panas

Kamis, 16 April 2026 - 13:01 WIB

Sinergi Kecamatan Jatiasih – Kejaksaan: Pastikan Tata Kelola Anggaran ‘RW Keren’ Akuntabel dan Transparan

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Piutang Gaib PBB di Kota Bekasi Bikin Resah, Ini Penjelasan Bapenda

Senin, 20 Apr 2026 - 13:27 WIB