Kasus Pasien Covid-19 Meninggal Saat Isoman, Kota Bekasi Catatkan Angka Tertinggi

Selasa, 13 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalBekasi.com – Pemerintah Kota Bekasi mengkonfirmasi lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi dalam dua minggu terakhir. Kasus kematian tertinggi mencapai angka 118 orang pada, Selasa (6/7) lalu.

Co-Inisiator LaporCovid-19 Ahmad Arif dalam konferensi pers daring mengatakan berdasarkan catatan tim koalisi warga pemantau wabah LaporCovid-19, menjadi kota dengan kasus pasien Covid-19 meninggal saat isolasi mandiri (isoman) yang tertinggi dibandingkan puluhan kota dan kabupaten di Indonesia.

“Ada sebanyak 81 pasien Covid-19 isoman meninggal di Bekasi hingga Senin,(12/7) kemarin, ” katanya, Selasa (13/7)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga: TPU Pedurenan Sudah Makamkan 2.300 Jenazah Covid-19

Ahmad mengatakan berdasarkan data sementara yang ditemukan sampai terdapat 451 pasien isoman yang terlacak dan terlaporkan meninggal di berbagai daerah di Indonesia.

Angka tersebut berasal dari 12 provinsi dan 62 kabupaten atau kota. Data ini diperoleh LaporCovid-19 dari laporan warga melalui sistem pelaporan online juga pemberitaan media yang sudah terverifikasi. Menurutnya dari jumlah tersebut belum semuanya terlaporkan.

“Sebagian pasien isoman meninggal karena terlambat dibawa ke rumah sakit, terlebih kamar rumah sakit sudah penuh. Sedangkan sebagian yang lain menghindari rumah sakit karena takut dicovidkan, ” tuturnya

Berdasarkan temuan di lapangan pasien yang tidak mau ke RS, karena takut diCovidkan, beberapa daerah di Jatim menyebutnya sakit biasa, mereka denial covid kemudian terlambat diperiksa.

Ia juga menyarankan pemerintah untuk memperbanyak tempat isolasi terpusat, mengoptimalkan konsultasi daring, meningkatkan pendataan, serta menggencarkan edukasi agar masyarakat paham betul risikonya.

“Lapor Covid-19 juga mengusulkan agar semua orang harus dilibatkan sampai ke unit terkecil seperti satuan tugas desa, RT, RW, untuk memantau pasien Covid-19 yang isoman, “pungkasnya.(sgr)

Berita Terkait

Dari Parung untuk Dunia: Aksi Nyata Hari Bumi 2026 yang Bangkitkan Harapan
Polda Metro Jaya Akan Tertibkan Knalpot Brong
Polda Metro Jaya Serap Aspirasi Buruh Lewat Dialog Ketenagakerjaan
Nekat Langgar Tata Ruang, 72 Bangunan di Bekasi Timur Diratakan
Pajak Mobil Listrik di Jawa Barat Kini Bisa Tembus Jutaan
Polisi Bongkar Trik Licik Peredaran Tramadol di Bekasi Timur–Rawalumbu
Dapur SPPG Unisma Bekasi Mulai Beroperasi, Pemerintah Perketat Standar Layanan Gizi
Pemprov Jawa Barat Tetap Tarik Pajak Kendaraan Listrik untuk Dukung Pembangunan

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 08:18 WIB

Polda Metro Jaya Akan Tertibkan Knalpot Brong

Rabu, 22 April 2026 - 19:05 WIB

Polda Metro Jaya Serap Aspirasi Buruh Lewat Dialog Ketenagakerjaan

Rabu, 22 April 2026 - 14:57 WIB

Nekat Langgar Tata Ruang, 72 Bangunan di Bekasi Timur Diratakan

Rabu, 22 April 2026 - 11:21 WIB

Pajak Mobil Listrik di Jawa Barat Kini Bisa Tembus Jutaan

Selasa, 21 April 2026 - 22:42 WIB

Polisi Bongkar Trik Licik Peredaran Tramadol di Bekasi Timur–Rawalumbu

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Mendagri Minta Seluruh Gubernur Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik

Sabtu, 25 Apr 2026 - 17:14 WIB

HUKUM DAN KRIMINAL

Polisi Amankan Ribuan Obat Keras Hasil Penggerebekan di Jatisampurna

Jumat, 24 Apr 2026 - 16:52 WIB