KanalBekasi.com – Menteri Tenaga Kerja Hanief dhakiri memberikan sambutan pada acara pembukaan Perjanjian kerjasama Badan latihan Kerja (BLK) Komunitas. Seperti diketahui Pemerintah melalui Kementerian Tenaga kerja telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1 Trilliun untuk mendirikan 1000 BLK di seluruh indonesia.
BLK Komunitas nantinya akan menyasar kelompok masyarakat atau lembaga untuk diberikan pelatihan keterampilan dan keahlian agar dapat mencari kerja atau berwirausaha. Salah satu kelompok yang dibina adalah Pondok pesantren., Seminari, Dhamsekha dan Pasraman diseluruh Indonesia.
Baca Juga: Pengangguran di Kota Bekasi Tinggi, Kemenaker Buka Program Magang
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Menurut saya masalah tenaga kerja di Indonesia adalah bukan kesempatan kerja tetapi keahlian yang kurang bagi tiap-tiap SDM” Kata Hanief, Rabu (27/3)
Berdasarkan data tersebut, lanjut Hanief, Pemerintah telah menyiapkan pelatihan kejuruan yang saat ini banyak dibutuhkan pasar. Pelatihan tersebut yakni otomatif, tekhnik las, pengolahan pertanian dan perikanan, Seni mengolah kayu, tekhnologi informasi, penjahit, tenaga listrik, industri kreatif dan bahasa.
“Ini saya kira merupakan sebuah terobosan, Program komunitas hadir untuk melengkapi soft skill dan hard skill” Tambah Hanief
Pada Program BLK Komunitas ini pemerintah akan memberikan bantuan berupa satu unit gedung workshop, perlengkapan pelatihan, operasional kelembagaan, dua paket pelatihan BLK Komunitas, dan program pelatihan bagi insfratruktur dan pengelola.
“Dengan hadirnya program BLK komunitas ini diharapkan masyarakat mampu memiliki daya saing di tingkat lokal dalam hal persaiangan kerja” Pungkasnya






































